Article posted at:
Maret 27, 2021

Cara Menghemat Bahan Bakar Secara Efektif Bisa Anda Buktikan


Dewasa ini, pengguna kendaraan bermotor dengan bahan bakar fosil sudah sangat banyak. Hampir semua penggunanya selalu mencari cara menghemat bahan bakar kendaraan tersebut. Kebetulan sekali karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas caranya. Cara Menghemat Bahan Bakar Berdasarkan Cara Berkendara Anda Yang pertama adalah cara menghemat bahan bakar...

cara menghemat bahan bakar

Dewasa ini, pengguna kendaraan bermotor dengan bahan bakar fosil sudah sangat banyak. Hampir semua penggunanya selalu mencari cara menghemat bahan bakar kendaraan tersebut. Kebetulan sekali karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas caranya.

Cara Menghemat Bahan Bakar Berdasarkan Cara Berkendara Anda

Yang pertama adalah cara menghemat bahan bakar kendaraan berdasarkan cara menggunakan kendaraan itu sendiri:

Jangan Mengemudikan Kendaraan Terlalu Cepat dan Usahakan Stabil

Pertama, kemudikan kendaraan Anda secara stabil. Hindari menggunakan kendaraan terlalu cepat. Sebab, jika Anda menggunakan kendaraan dengan sangat cepat maka juga akan menurunkan efisiensi BBM-nya. Ya, kerja kendaraan Anda semakin berat untuk menambahkan kecepatan tersebut.

Anda bisa membuktikannya sendiri dengan berjalan menggunakan jarak yang sama namun dengan kecepatan yang berbeda. Hitung berapa banyak BBM yang akan dikeluarkan jika Anda menggunakan kecepatan rendah dan berapa liter BBM saat menggunakan kecepatan tinggi.

Jangan juga mengemudikan kendaraan dengan pergantian kecepatan yang ekstrim seperti terlalu rendah kemudian terlalu cepat dalam waktu yang singkat. Hal ini akan memberatkan kerja mesin sehingga bahan bakar yang dibutuhkannya pun juga semakin banyak.

Sebaiknya Pertahankan Putaran Mesin Kurang dari Sama Dengan 3000 r.p.m.

Dalam berkendara menggunakan kendaraan bermotor, Anda harus mempertahankan putaran mesin agar kurang dari atau sama dengan 3000 r.p.m. Putaran 3000 r.p.m. ini merupakan yang paling ideal agar mesin Anda tidak bekerja terlalu berat.

Jika putaran mesin sudah mencapai 3000 r.p.m. sebaiknya tambah gigi Anda agar lebih ringan. Namun, jika di jalan tanjakan sebaiknya kurangi kecepatannya agar tetap stabil. Dengan menggunakan gigi rendah dan kondisi kendaraan yang baik maka akan tetap aman.

Jika putaran mesin melebihi 3000 r.p.m. dalam waktu yang cukup lama bisa membuat mesin Anda menjadi panas. Dengan suhu yang meningkat tentunya akan mengakibatkan beberapa komponen di dalam mobil menjadi cepat rusak.

Sebaiknya Jangan Nyalakan Mesin Mobil dengan Waktu yang Lama saat Berhenti

Kemudian yang selanjutnya adalah sebaiknya jangan menyalakan mesin mobil dalam jangka waktu yang lama saat berhenti. Jika Anda menyalakan mesin maka penggunaan BBM juga akan lebih banyak.

Jika Anda tidak tahan apabila tidak memakai AC, maka Anda bisa menyiasatinya dengan membuka jendela atau membuka pintunya. Jika tempat parkir Anda terlalu panas, sebaiknya cari tempat lain yang lebih teduh.

Mencari tempat parkir yang teduh juga dapat menghambat penguapan bahan bakar. Ya, bahan bakar fosil merupakan bahan bakar yang sangat cepat menguap. Oleh karena itu, dengan kondisi cuaca yang panas bisa menyebabkan bahan bakar menguap dan terbiang sia-sia.

Matikan Lampu, AC, dan Perangkat Elektronik Lainnya Sebelum Mematikan Mesin

Sebelum Anda mematikan mesin kendaraan, sebaiknya matikan juga berbagai alat elektronik yang sebelumnya hidup. Matikan lampu, AC, LCD, audio, dan lain sebagainya. Hal ini sangat penting untuk mempersiapkan nanti saat Anda ingin menyalakan mesin kendaraan.

Saat menyalakan mesin, semua alat elektronik harus benar-benar mati. Bukannya mesin tidak akan nyala, mesin akan tetap nyala akan tetapi beban mobil menjadi lebih berat. Oleh karena itu Anda harus memastikan bahwa alat elektronik itu dalam keadaan off pada saat akan memulai kendaraan.

Jika Anda lupa belum mematikan beberapa alat elektronik tersebut. Maka, sebaiknya Anda mematikannya terlebih dahulu. Jadi, ketika Anda menghidupkan mesin, angkatannya tidak terlalu berat.

Menghemat Bahan Bakar dengan Memperhatikan Kesehatan Kendaraan

Cara menghemat bahan bakar dengan memperhatikan kesehatan kendaraan itu sendiri. Beginilah penjelasan yang selengkapnya:

Isilah Angin pada Ban yang Sesuai dengan Beban Penumpang

Yang pertama adalah dengan memperhatikan ban kendaraan sesuai dengan beban penumpangnya. Anda harus mengisi angin ban dengan sesuai sehingga ban bisa berputar pada porosnya dengan mudah dan tidak berat. Jika penumpangnya banyak maka ban harus diisi hingga terasa keras.

Namun, jika penumpangnya hanya sedikit, Anda bisa mengisinya tidak perlu terlalu keras apalagi jalanan yang Anda lewati tidak halus. Ban mungkin dipandang tidak ada kaitannya dengan bahan bakar.

Namun, jika Anda perhatikan putaran ban saat kurang angin pasti lebih lambat. Ya, hal ini dikarenakan struktur ban menjadi tidak bulat sempurna. Kerja mesin untuk memutarkan ban juga pasti lebih berat.

Oleh karena itulah ban menjadi suatu elemen yang harus diperhatikan untuk menghemat bahan bakar. Pastikan ban Anda dalam keadaan prima dan tidak kurang angin apalagi jika penumpangnya banyak.

Selalu Rajin Servis agar Permesinan Tetap Baik

Berikutnya, Anda juga harus melakukan servis rajin untuk menjaga kualitas permesinan. Dengan menggunakan metode servis secara teratur ini maka para teknisi akan mendeteksi bagian mana yang rusak. Biasanya kerusakan mesin juga sangat berpengaruh pada penggunaan bahan bakar yang terlalu banyak.

Dengan servis secara teratur maka semua komponen yang kurang baik bisa diperbaiki atau diganti yang baru. Sehingga mesin akan tetap prima dan membuatnya menjadi tidak boros akan bahan bakar fosil.

Teknisi akan mengganti busi dan juga koil tepat waktu sehingga putaran mesin juga makin maksimal. Dengan penggantian ini menyebabkan kendaraan Anda menjadi lebih bertenaga namun juga tetap hemat bahan bakar.

Selalu Ganti Saringan Udara Secara Berkala

Untuk saringan udara yang ada pada kendaraan juga harus diganti secara berkala. Hal ini sangat penting karena dengan saringan udara yang kotor akan menyebabkan efisiensi kendaraan menjadi berkurang.

Jangan sampai hanya karena saringan udara pada kendaraan yang terlalu kotor membuat mesin bekerja terlalu keras. Apalagi jika hal ini juga disertai dengan penggunaan oli dan bahan bakar yang kurang ramah lingkungan.

Bisa jadi gesekan pada mesin menjadi lebih keras dan menyebabkan panas yang berlebihan. Akhirnya beberapa komponen menjadi kurang maksimal karena kerusakan. Dan parahnya adalah boros bahan bakar.

Jangan Membawa Beban Melebihi Kapasitas Kendaraan

Setiap kendaraan pasti memiliki batas maksimal beban yang boleh diangkut. Oleh karena itu, jangan membawa beban melebihi kapasitas yang ditentukan. Masih berkaitan dengan kerja mesin yang menjadi semakin berat.

Hal ini bisa Anda buktikan di jalan tanjakan di mana kendaraan dengan beban yang lebih berat umumnya tidak bisa berjalan dengan cepat. Pastinya Anda juga merasakan suara mesin yang lebih bergemuruh dan putaran mesin yang semakin banyak.

Hal ini menandakan bahwa kerja mesin menjadi sangat berat. Konsumsi bahan bakar juga akan semakin banyak dan boros.Cara menghemat bahan bakar pada kendaraan di atas tidak semata-mata untuk menghemat keuangan saja. Anda dapat ikut andil dalam pengurangan polusi karena penggunaan bahan bakar fosil yang cukup tinggi. Mari kita buat alam kita selalu bersahabat dengan kita dan tetap asri demi kelangsungan hidup anak cucu kita.