Article posted at:
Agustus 9, 2019

Kambing atau Sapi Kurban: Mana yang Lebih Pas?


Iduladha memang identik dengan adanya kurban hewan ternak. Baik itu berupa sapi kurban, kambing, atau unta. Dalam masyarakat Indonesia juga muncul berbagai macam pertanyaan seputar kurban iduladha ini. Khususnya yang berkaitan dengan persyaratan hewan kurban dan syarat sahnya kurban hingga mana yang lebih pas antara sapi kurban atau kambing....

Iduladha memang identik dengan adanya kurban hewan ternak. Baik itu berupa sapi kurban, kambing, atau unta. Dalam masyarakat Indonesia juga muncul berbagai macam pertanyaan seputar kurban iduladha ini. Khususnya yang berkaitan dengan persyaratan hewan kurban dan syarat sahnya kurban hingga mana yang lebih pas antara sapi kurban atau kambing. Maka, agar tidak salah persepsi kamu dapat menyimak ulasan berikut.

Persyaratan hewan kurban

Memilih hewan untuk kurban haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam hukum Islam. Pada dasarnya hewan untuk kurban adalah kambing, sapi, unta, lembu, domba, dan kerbau. Namun, di Indonesia hewan yang paling sering dipilih untuk berkurban adalah sapi kurban dan kambing. Beberapa persyaratan hewan yang ingin dikurbankan di antaranya adalah:

  • Usia hewan tersebut sudah mencapai usia tertentu. Untuk unta semisalnya haruslah berumur lima tahun. Sedangkan untuk sapi kurban berusia sempurna jika sudah mencapai dua tahun. Sementara untuk kambing yang sempurna berusia satu tahun.
  • Hewan kurban tersebut haruslah terbebas dari cacat fisik. Contohnya adalah tidak buta sebelah yang nampak, tidak sakit, tidak pincan, dan memiliki tubuh ideal dalam hal ini tidaklah dalam keadaan sangat kurus dan tidak memiliki sumsum tulang.
  • Hewan yang digunakan untuk kurban haruslah diperoleh dari cara yang halal dan bukan dari hasil mencuri, merampok atau milik orang lain tanpa izin.

Syarat sahnya kurban

Selain persyaratan hewan yang akan digunakan untuk berkurban, kamu juga perlu untuk mengetahui syarat sahnya sebuah kurban baik itu berupa sapi kurban maupun kambing. Kurban dapat dikatakan sah apabila penyembelihan hewan kurban dilakukan pada waktu yang sudah ditentukan oleh syariat. Yakni pada tanggal 10 Dzulhijah atau pada hari iduladha hingga tiga hari sesudahnya. Tepatnya dengan tenggelamnya matahari di hari keempat tanggal 13 Dzulhijah. Jika disembelih sebelum atau setelah tanggal tersebut maka tidaklah sah kurban tersebut.

Selain itu, kurban juga dianggap tidak sah apabila umur hewan tidak memenuhi kriteria umur yang sudah ditentukan dalam syariat Islam sebagaimana dimaksudkan di atas. Bila umurnya belum mencapai usia minimal tersebut, maka tidak sah. Bila usianya melebihi umur yang ditentukan tidak menjadi masalah dan sebaiknya jangan terlalu tua agar daging hewan kurban masih dalam kondisi sehat (dalam hal ini dari segi tekstur masih empuk) sehingga dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan.

Mana yang lebih cocok?

Kemudian muncul pertanyaan di masyarakat, mana yang pas antara sapi kurban atau kambing? Untuk kurban kambing ialah untuk satu orang. Namun, jika sapi kurban dapat dilakukan untuk satu ekor sapi bagi tujuh orang. Dalam hal ini pembelian sapi dilakukan secara patungan oleh tujuh orang tersebut.

Bagi sebagian ulama mengatakan jika kurban satu ekor kambing untuk satu orang dinilai lebih baik bila dibandingkan dengan patungan satu ekor sapi. Sebagian ulama lainnya berpendapat jika kurbanĀ  satu ekor sapi untuk tujuh orang dan satu ekor unta untuk sepuluh orang tidak kalah baiknya. Pendapat-pendapat tersebut jika ditelaah lagi didasarkan pada kemampuan ekonomi seseorang.

Apabila kamu memang mampu untuk membeli kurban kambing untuk satu orang tidak menjadi masalah. Begitu pula untuk kamu bila ingin sapi kurban patungan dengan tujuh orang menjadi solusi alternatif. Mengingat di negara kita sapi dari segi harga cukup mahal sementara masyarakat masih berada dalam taraf menengah ke bawah. Maka dari itu, solusi membeli sapi kurban secara patungan cukup tepat. Selain meringankan beban, cara ini juga dapat meningkatkan solidaritas umat Islam dalam berkurban untuk sesama.

Jadi, mana yang lebih cocok dan pas hal itu semua tergantung pada kemampuan kamu khususnya dari segi finansial dan kemantapan hati serta niat dalam berkurban. Semoga bermanfaat!