Article posted at:
Mei 6, 2021

Fungsi dan Cara Merawat Radiator


Radiator merupakan salah satu komponen utama pada kendaraan yang memiliki peran krusial. Tanpa radiator, kondisi mobil yang terus mengalami kenaikan suhu karena adanya pembakaran bisa mengalami overheat. Bagaimana cara merawat radiator yang tepat dan benar? Fungsi Radiator Pada dasarnya, fungsi utama radiator adalah untuk mendinginkan dan mengontrol temperatur pada...

merawat radiator

Radiator merupakan salah satu komponen utama pada kendaraan yang memiliki peran krusial. Tanpa radiator, kondisi mobil yang terus mengalami kenaikan suhu karena adanya pembakaran bisa mengalami overheat. Bagaimana cara merawat radiator yang tepat dan benar?

Fungsi Radiator

Pada dasarnya, fungsi utama radiator adalah untuk mendinginkan dan mengontrol temperatur pada kendaraan agar tidak sampai terjadi overheat. Radiator berperan untuk memindahkan kalor panas dari mesin ke udara dengan mengalirkan air ke saluran yang sudah terpasang di sekeliling mobil. 

Air atau coolant yang mengalir tersebut akan menyerap suhu panas yang ditimbulkan dari pembakaran dan membawanya kembali ke radiator. Radiator kemudian akan mendinginkan kembali coolant tersebut dan membuang suhu panas yang diserap ke udara. 

Radiator sangat penting dan harus ada pada sebuah kendaraan karena saat di dalam kendaraan terjadi pembakaran yang menimbulkan suhu panas selama kondisinya menyala. Semakin lama kendaraan menyala, maka semakin tinggi suhu panas yang dihasilkan dari pembakaran mesin. 

Komponen-komponen Radiator

Fungsi radiator sebagai sistem pendingin kendaraan didukung oleh komponen-komponen yang cukup kompleks untuk memaksimalkan kinerjanya. Komponen tersebut harus ada di dalam radiator agar sistemnya tetap dapat bekerja dengan optimal. Berikut ini beberapa komponen penting dalam radiator:

Upper Tank

Komponen ini memiliki fungsi untuk menampung air atau coolant pembawa suhu setelah mengitari mesin. Posisinya berada di bagian atas radiator dengan bentuk yang memanjang. 

Radiator Core

Komponen radiator Core berbentuk seperti pipa kecil yang memiliki lubang di sekelilingnya. Fungsinya adalah sebagai penyalur suhu panas dari air yang telah melewati mesin untuk dibuang ke udara luar. 

Lower Tank

Berkebalikan dengan upper tank, posisi komponen ini berada di bagian bawah radiator. Fungsinya adalah sebagai tempat penampungan air setelah mengalami proses pendinginan. Air yang sudah berada di komponen ini akan disalurkan kembali untuk menyerap suhu panas. 

Sirip Radiator

Fungsi utamanya adalah untuk membantu core melepaskan panas dari air untuk dibuang ke udara. Posisi sirip radiator ini tepat berada di tengah-tengah. 

Drain Plus

Posisi drain plus terletak di bagian bawah lower tank. Fungsi utamanya sebagai komponen yang menguras air pendingin. 

Radiator Cap

Radiator cap merupakan tutup radiator yang berperan untuk menutup lubang radiator. Fungsinya juga sebagai pengatur tekanan dan tempat mengisi air. Radiator cap juga didesain sedemikian rupa agar kebocoran radiator mobil dapat dihindari. 

Cara Merawat Radiator

Mengingat peran radiator pada kendaraan sangatlah krusial, maka benda yang satu ini harus diberi perawatan dengan baik. Jika ada kerusakan pada bagian ini maka resikonya akan terjadi overheating dan kerusakan pada mesin jika dipaksakan tetap menyala. Begini cara merawat radiator!

Memperhatikan Kondisi Cairan Pada Radiator

Cairan yang digunakan pada radiator disebut coolant yang fungsinya untuk mendinginkan mesin. Anda perlu melakukan pengecekan kondisi cairan secara berkala dari balik tutupnya untuk melihat apakah kondisi radiator dalam keadaan baik-baik saja atau harus segera melakukan perbaikan. 

Jika Anda mendapati coolant dalam keadaan keruh dan ada kerak yang terlihat mengapung pada bagian atas, maka sebaiknya diganti dengan coolant yang baru dengan cara mengurasnya dahulu. Buka dan tutup radiator dalam keadaan mesin dingin karena coolant bisa muncrat jika mesin panas. 

Perhatikan Jarak Tempuh

Coolant wajib diganti setiap 40.000 km sekali. Jangan terkecoh meskipun coolant masih dalam keadaan baru dan bagus. Karena jika sudah melewati jarak tersebut maka Anda harus segera menggantinya dengan coolant yang baru. Hal ini dikarenakan daya pendinginnya sudah tidak maksimal lagi. 

Caranya sama seperti saat Anda menguras coolant ketika mendapati cairan tersebut keruh dan ada kerak yang mengapung di atasnya. Kuras sampai bersih bagian dalam radiator lalu isi ulang dengan air coolant yang baru agar kinerja mesin dapat kembali maksimal. 

Isi Cairan Radiator Sesuai Kondisi Mobil

Radiator memiliki peran penting pada mesin sebagai mesin pendingin, jadi tidak boleh sembarangan dalam memilih coolant. Karena jika salah dalam memiliki jenis cairan coolant untuk radiator mobil Anda, maka bisa beresiko radiator menjadi mampet dan mesin overheat. 

Cara memilih cairan radiator yang tepat adalah dengan menyesuaikan petunjuk yang ada pada guideline atau buku manual kendaraan. Perlu diketahui bahwa coolant ada jenisnya, yaitu coolant biasa dan coolant yang harus dicampur dengan air sampai titik didih maksimal tertentu. 

Membersihkan Kisi-kisi Radiator Secara Berkala

Karat dan kerak yang timbul dari luar biasanya disebabkan oleh kisi-kisi yang kotor. Anda harus membersihkan bagian tersebut secara berkala agar radiator awet dan tahan lama. Caranya cukup menyemprotnya dengan air bertekanan melalui celah pada grill saat mencuci mobil. 

Jangan Paksa Kendaraan Tetap Jalan Saat Overheat

Masalah overheat masih bisa saja terjadi meskipun kendaraan telah dirawat. Kondisi overheat biasanya ditandai dengan indikator suhu yang naik. Jika hal ini terjadi, maka segera tepikan kendaraan dan jangan paksa untuk tetap jalan

Anda bisa mengecek apakah terjadi kebocoran pada radiator atau tidak. Tidak sulit untuk membedakan coolant dengan cairan lainnya. Karena coolant sengaja dibuat dengan warna yang berbeda dengan cairan lainnya sehingga akan terlihat jelas jika terjadi kebocoran. Melakukan perawatan secara berkala sangat penting dilakukan agar kendaraan lebih awet dan tidak cepat rusak. Salah satunya adalah dengan merawat radiator sebaik mungkin karena komponen ini memiliki peran krusial.