Article posted at:
September 21, 2020

TRANSAKSI DIGITAL KIAN DIMINATI


Kerisis COVID-19 mempengaruhi cara masyarakat untuk bertransaki. Daya beli masyarakat yang tinggi dan cara untuk melakukan transaksi tanpa kontak langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Hasil reset FACEBOOK bersama BAIN & Company mengungkap bahwa pertumbuhan konsumen digital di Asia Tenggara diperkirakan mencapai sekitar 310 juta pada akhir tahun 2020,...

Transaksi DIgital

Kerisis COVID-19 mempengaruhi cara masyarakat untuk bertransaki. Daya beli masyarakat yang tinggi dan cara untuk melakukan transaksi tanpa kontak langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Hasil reset FACEBOOK bersama BAIN & Company mengungkap bahwa pertumbuhan konsumen digital di Asia Tenggara diperkirakan mencapai sekitar 310 juta pada akhir tahun 2020, dengan jutaan konsumen lainya yang akan bergabung dalam beberapa tahun mendatang.

Artinya, hampir 70% konsumen di Asia Tenggara akan beralih ke transaksi digital pada akhir tahun. Sementara di indonesia, studi ini juga menemukan bahwa konsumen digital telah tumbuh dari 119 juta, 58% dari total populasi pada tahun 2019, menjadi 137 juta, 68% dari total populasi pada 2020.

“Dengan perpindahan konsumen digital yang pesat dari offline ke online, ditambah dengan perkembangan kebiasaan konsumsi dari rumah, kita akan melihat lebih banyak merek yang mengubah bisnis mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen di mana mereka berada.

Kuncinya adalah bisnis perlu menyesuaikan tren konsumen masa kini yang akan membentuk tatanan kebiasaan baru, ” ujar Pieter Lydian, Country Director untuk The Facebook Company di Indonesia.